5 Review Litebeam AC dan AirOS 8

5 Review Tentang Litebeam AC dan AirOS 8

saya akan memberikan 5 review litebeam AC dan AirOS 8, beberapa hari yang lalu saya membeli sepasang Litebeam AC untuk keperluan PTP (Point To Point) Wireless.  Ada beberapa hal yang berkesan bagi saya tentang litebeam ac,

1. Cara Merakit

cara merakit litebeam ac seperti kita bermain lego. kita tinggal merakit tanpa menggunakan baut / sekrup. sehingga obeng dan kunci pas tidak saya butuhkan

2. Tampilan UI (User Interface)

user interface yang di gunakan berbeda dengan user interface yang biasanya saya jumpai. menggunakan firmware Air OS 7, tampilan UI tersebut terlihat lebih bagus dari pada Air OS 5 atau 6.

3. Cara menghubungkan Produk UBNT AC dan Produk UBNT Non AC

ini yang menurut saya agak ribet dan awalnya membingungkan, kalau produk tetanga sebelah sebut saja mikrotik bisa merubah band ac menjadi band a only atau menjadi band a/n tanpa melakukan upgrade firmware maka beda cerita dengan produknya ubnt. Untuk beberapa kasus tidak selamanya kita menggunakan band ac, bisa jadi kita menggunakan band a/n karena posisi station atau acces point belum support mode ac.

Tapi pada akhirnya saya bisa menghubungan kedua perangkat tersebut dengan cara mengupgrade firmware, Litebeam AC saya upgrade dari firmware AirOS 7 ke 8 dan Bullet M5 saya upgrade dari firmware AirOS 5 ke 6. Hasilnya bisa terhubung dengan cara Litebeam AC di ganti menjadi Access Point PTMP Airmax Mixed dan Bullet M5 menjadi mode Station. Bagaimana kalau di balik, Bullet M5 menjadi Access Point dan Litebeam AC menjadi station, maka hasilnya tidak bisa terhubung. Kenapa tidak bisa ? karena Litebeam AC hanya bisa scan Access Point yang support AC saja.

jika anda yang belum mengerti tentang band ac, a, atau n saya akan jelaskan di postingan berbeda. semoga ada waktu untuk menulis hal tersebut

4, Tentang Firmware AirOS 8

cara setting liteabeam AC dengan menggunakan firmware AirOS 8 lebih simple dan tidak terlalu banyak option yang membingungkan seperti tetanga sebelah sebut saja mikrotik, Kalian akan di paksa atau wajib merubah password default ubnt menjadi password yang tidak default, hal tersebut juga berlaku untuk firmware AirOS 7 dan 6.

Satu hal yang sedikit kurang memuaskan tentang litebeam ac dan airOS 8  yaitu tidak bisa merubah country code menjadi compliance test secara gratis. Anda bisa mengganti country code menjadi compliance test tetapi menggunakan software berbayar.

5. AirMagic

kelebihan setelah upgrade firmware AirOS 8 adalah fitur air magic, biasanya pengguna ubnt menggunakan airview dan pengguna mikrotik menggunakan snooper untuk memilih frekuensi terbaik agar throughput bisa maksimal.

Nah… Air OS 8 punya fitur AIrMagic, apa itu ?, Intinya adalah Using AirMagic to quickly identify and solve local interference sources (menggunakan AirMagic untuk mengindentifikasi dan menyelesaikan maslah interferensi wireless)

untuk cara menggunakan fitur AirMagic saya akan jelaskan di postingan berbeda, doakan semoga saya tidak malas untuk menulis blog ini

demkianlah 5 Review Litebeam AC dan AirOS 8 semoga bisa bermanfaat. karena saya sudah mengantuk maka kita akhiri sampai di sini dulu.

Author: aldhi mandiri

perkernalkan nama saya aldhi, saya adalah orang yang bertanggung jawab dalam mengelola website ini. jika ada saran dan kritik bisa langsung email melalui aldhim6@gmail.com terima kasih

1 thought on “5 Review Litebeam AC dan AirOS 8”

  1. Kebetulan saya coba konekan ap nsm5 dengan st lbe 5ac, bisa di scan tp gak bisa di select apalagi lock, kira2 ada solusi gak ya gan, susah banget ni

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *