Cara Mengatasi Interferensi Wireless Part 1

Dari judulnya saya sudah ngeri ngeri sedap, cara mengatasi interferensi wireless part 1. Kenapa ada kata part 1 ?, karena terlalu panjang jika saya tulis dalam satu postingan saja. Saya pribadi sudah mengenal jaringan wireless sejak SMK, lalu saya mulai menekuni jaringan wireless yaitu pada saat kerja dan magang di ISP di Surabaya. Perkembangan dunia jaringan sekarang sudah sangat pesat bahkan lajunya sudah tidak terbendung lagi. Begitu banyak ISP / Instansi Pemerintah / Perusahaan Swasta yang menggunakan jaringan wireless sebagai jalur lalu lintas data. Saya juga pusing dengan jaringan wireless yang semakin hari semakin banyak, apalagi di kota kota besar seperti surabaya, jakarta, bali, dll.

interferensi kata lain dari gangguan. Interferensi wireless terjadi ketika kita ada dua atau lebih access point yang menggunakan frekuensi yang sama, ibarat kata lebar jalan yang digunakan sudah tidak cukup menampung jumlah kendaraan. Sehingga kita harus mencari jalan lain agar terhidar dari kemacetan

Langsung saja saya akan bahas bagaimana cara mengatasi interferensi wireless part 1.

1. Pilih Frekuensi yang Tidak Berdekatan

jika kalian terbiasa menggunakan mikrotik, maka kalian bisa menggunakan fitur snooper. fitur snooper bbisa kalian gunakan untuk mengetahui load dan besar traffic tiap frequensi dengan informasi yang lebih mendetail. Snooper dapat menampilkan info Access Point, jumlah Station dan Client nya, sinyal, serta masing-masing bandwidth nya

cara mengatasi interferensi wireless part 1

setelah itu bagaimana cara kita memilih frekuensi yang tepat agar data bisa kita lewat melalui jaringan wirless tersebut. Bisa kalian lihat gambar di bawah ini

cara mengatasi interferensi wireless part 1

jika ada access point yang menggunakan frekuensi 2.400 – 2.420, maka frekuensi terbaik yang bisa kita gunakan adalah 2.430 – 2.440 atau 2.450 – 2.470. Bagaimana kalau semua frekuensi sudah di gunakan ? “biasanya” saya pilih frekuensi yang paling sedikit digunakan oleh access point “tetangga” . 

2. Membuat Scan List / Frequency List

membuat scan list bertujuan untuk mempersempit pemancaran sinyal access point dan pencarian sinyal station. penjelasan singkatnya seperti ini, jadi mulai 2.400 s/d 2.470 kita bisa melihat frekuensi mana yang kosong lalu kita tentukan scan list atau frequency list di kedua sisi (Access Ponit dan Station). Ketika kita sudah menentukan scan list atau frequency list maka access point fokus memancatkan sinyal pada frekuensi tertentu, lalu station juga akan fokus menerima sinyal pada frekuensi tertentu

cara mengatasi interferensi wireless part 1

3, Mengatur Data Rate

cara mengatasi interferensi wireless part 1

fungsi pengaturan data rate biasanya saya gunakan di produk mikrotik, bagaimana dengan produk UBNT, saya belum pernah mencoba. Mungkin saya akan tulis data rate UBNT di postingan selanjutnya, Oke saya lanjutkan, data rate adalah rata rata atau maksimal berapa Mbps data yang bisa di lewati jaringan wiireless. Kalau kalian pernah melihat tulisan b/g di jaringan wireless maka artinya data maksimal atau rata rata yang bisa lewat melalui jaringan wireless tersebut antara 1 Mbps s/d 54 Mbps. Terus apa itu b dan apa itu g, pada mulanya generasi wireless dibuat secara bertahap mulai dari IEEE 802.11b, kemudian IEEE 802.11g dst. Kalau kita hanya menggunakan b saja maka data maksimal atau rata rata yang bisa lewat melalu jaringan wireless tersebut antara 1 Mbps s/d 11 Mbps.

kalau saya pribadi akan mengatur data rate dengan cara mempersempit, maksudnya mempersempit bagaimana ?

contohnya : kalau ada wireless ptp (point to pont) kedua sisi menggunakan band 2,4 b/g maka jumlah maksimal atau rata-rata data yang bisa lewat antara 1 Mbps s/d 54 Mbps secara teori, tetapi kalau di sekitar kita banyak yang menggunakan jaringan wireless kemungkinan data yang lewat tidak akan bisa mencapai maksimal. Sehingga saya akan mempersempit data rate dari 1 Mbps s/d 12 Mbps.

catatan penting : jika ptp wireless di gunakan untuk user atau customer yang trafik datanya kurang dari 54 Mbps maka mempersempit data rate merupakan cara mengatasi interferensi wireless. Lalu…… jika anda membangun jaringan wireless untuk keperluan backbone atau memang user anda membutuhkan trafik data sampai 54 Mbps maka anda wajib memaksimalkan data rate

sekian dulu untuk cara mengatasi interferensi wireless part 1 semoga bisa bermanfaat, semoga part selanjutnya bisa segera saya posting. terima kasih

 

Author: aldhi mandiri

perkernalkan nama saya aldhi, saya adalah orang yang bertanggung jawab dalam mengelola website ini. jika ada saran dan kritik bisa langsung email melalui aldhim6@gmail.com terima kasih

4 thoughts on “Cara Mengatasi Interferensi Wireless Part 1”

  1. saya mau tanya …
    saya punya link ke client dengan signal 45/46 (kurang lebihlah) dengan ccq 100/100,tp akhir-akhir ini tiba-tiba ccq nya droop ke 50/23 an,saya sudah coba ganti-ganti freq tp tetep aja g ngaruh,
    pertanyaanya apa ini ada interference sama freq lain apa memang alat saya yang sudah eror???
    terus kalau itu memang interference bagaimana cara mengatahui freq yang interference sama freq saya?
    sebelumnya saya ucapkan terimakasih,dan harap maklum karena saya masih belajar dalam dunia jaringan,

    1. anda bisa memaksimalkan pemmilihan freq dengan menggunakan snooper kalau pakai mikrotik, kalau pakai ubnt firmware 8.xx pakai air magic, kalau pakai ubnt firmware lama pakai airview.

      pengalaman saya, jika sinyal masih bagus tpi ccq turun karena faktor interfren.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *